Mendekati Debat, Kahiyang Upload Photo Jokowi Momong Sedah Mirah 

Mendekati Debat, Kahiyang Upload Photo Jokowi Momong Sedah Mirah Jokowi serta Sedah Mirah Nasution (Photo: Dok. Instagram Kahiyang Ayu) Jakarta – Debat ke-2 pemilihan presiden 2019 akan diselenggarakan kelak malam. Mendekati debat, Kahiyang Ayu mengupload photo calon presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tengah menggendong Sedah Mirah Nasution. Disaksikan dari account Instagram @ayanggkahiyang, Minggu (17/2/2019), terlihat Jokowi yang kenakan baju putih tengah menggendong Sedah Mirah yang menggunakan baju putih garis-garis merah. Jokowi terlihat tersenyum di photo itu. “MC aka Momong Cucu,” catat Kahiyang dalam captionnya dengan mengikutkan emoticon hati. Sang suami, Bobby Nasution, pun menggunggah photo yang sama juga dengan yang diupload Kahiyang. Posting kedua-duanya cuma terpaut beberapa waktu saja, terlebih dulu Bobby. Dalam captionnya, Bobby menyemangati Jokowi yang kelak malam akan ‘head to head’

Ke Markas TKN Jokowi, Masyarakat Terdampak Project PLTU Ngadu masalah Daya Bersih 

Ke Markas TKN Jokowi, Masyarakat Terdampak Project PLTU Ngadu masalah Daya Bersih Jakarta – Beberapa massa dari Pergerakan Membersihkan Indonesia serta perwakilan penduduk di daerah terdampak PLTU batubara mendatangi Alat Center Team Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Mereka melawan Calon Presiden Jokowi jadi pahlawan daya bersih. “Kami ingin memberi rintangan pada calon presiden (Jokowi) siap tidak jadi pahlawan daya? keluar dari daya kotor ke arah ke Indonesia yang bersih,” tutur jubir Membersihkan Indonesia, Aryanto Nugroho di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019). Beberapa masyarakat itu datang dari daerah terdampak project PLTU Teluk Sepang, Bengkulu, project PLTU Batang, Jawa Tengah, serta project PLTU II Indramayu, Jawa Barat. Mereka pun kenakan baju tokoh superhero seperti Spiderman, Naruto, Gatot Kaca, Sampai Srikandi. Aryanto mengatakan tokoh superhero itu melambangkan pahlawan daya yang akan diemban oleh presiden yang akan dipilih pada 17

Beberapa ratus ODGJ di Garut Masuk Rincian Pemilih Masih Pemilu 2019 

Beberapa ratus ODGJ di Garut Masuk Rincian Pemilih Masih Pemilu 2019 Garut – Beberapa ratus orang dengan masalah jiwa (ODGJ) di Garut dapat nyoblos di Pemilu 2019. Mereka masuk ke Rincian Pemilih Masih (DPT) kelompok difabel keterbelakangan mental. Berdasar pada data yang dikumpulkan dari Komisi Penentuan Umum (KPU), sekurang-kurangnya ada 270 penyandang tuna grahita di Garut yang masuk DPT. “Yang masuk DPT telah tercatat di Disdukcapil. Orangnya telah miliki NIK (Nomer Induk Kependudukan),” tutur Komisioner KPU Garut divisi rencana serta data Dindin A Zaenudin pada wartawan di kantornya, Jalan Suherman, Tarogong Kaler, Senin (11/02/2019). Dindin menuturkan beberapa ratus orang penyandang tuna grahita itu sudah tercatat di Disdukcapil. Waktu mencoblos kelak, mereka mesti membawa surat info dari dokter

Turut Deklarasi Junjung Jokowi, Wabup Brebes Dicheck Bawaslu

Turut Deklarasi Junjung Jokowi, Wabup Brebes Dicheck Bawaslu Brebes – Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengecek Wakil Bupati Brebes, Narjo siang hari ini. Narjo dicheck menjadi saksi berkaitan keikutsertaannya dalam pertemuan deklarasi junjung paslon 01 oleh 31 kepala daerah di Hotel Alila Solo, 26 Januari kemarin. Narjo sampai di Bawaslu Brebes seputar jam 11.30 WIB bersama dengan ajudan. Wabup Brebes ini langsung masuk ke ruang untuk diminta keterangannya. Kontrol Narjo dengan tertutup serta mass media tidak diperbolehkan ambil gambar. Narjo keluar ruang mendekati jam 13.00 WIB. Ia menampik memberi info pada alat berkaitan kontrol serta keterkaitannya dalam deklarasi di Solo itu. “Tidak tidak.. no coment ya,” katanya singkat sekalian masuk ke mobil dinasnya. Selesai kontrol, Yunus Awaludin Jaman, Koordinator Divisi Pengusutan Bawaslu

Jokowi Dikasih Titel ‘Cak Jancuk’, 

Jokowi Dikasih Titel ‘Cak Jancuk’, Surabaya – Pengamat bahasa serta budaya Henri Nurcahyo mulai bicara masalah titel ‘Cak Jancuk’ yang dikasihkan pendukungnya pada calon presiden nomer urut 01 Jokowi. Dia menyayangkan julukan itu sebab dipandang keterlaluan. Titel ‘cak’ serta ‘jancuk’ disematkan pada Jokowi dalam acara deklarasi suport dikerjakan di lokasi Tugu Pahlawan Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019) tempo hari. “Cak iku wis benar. Tetapi nek jancuk iku kenemenen rek (Cak itu telah benar. Tetapi jika jancuk itu keterlaluan). Jika menurutku ya tidak wajar lah. Buat guyonan sama-sama konco tidak permasalahan. Tetapi iki presiden mosok dijancuk-jancukno,” kata Henry yang pengamat seni budaya Jawa timur waktu berbincang-bincang dengan detikcom, Minggu (3/1/2019). Henri menejelaskan, walau menurut pernyataan pemberi julukan

Janji Sandiaga Pada Ilyas ‘Pria Berlumpur’ di Makassar 

Janji Sandiaga Pada Ilyas ‘Pria Berlumpur’ di Makassar Demak – Ilyas Daeng Ila (54), ‘pria berlumpur’ sebagai pro-kontra mengakui dijanjikan pertolongan oleh Calon wakil presiden nomer urut 02 Sandiaga Uno. Di tanya masalah pernyataan Ilyas, Sandiaga janji akan selekasnya mengalirkan bantuannya. “Oh, yang menanti pertolongan. Kami akan mengalirkan pertolongan lewat yayasan amal jariyah,” tutur Sandi pada detikcom di celah kegiatannya berkampanye di Alun-alun Demak, Kamis (31/1/2019). Sandiaga menuturkan jika pertolongan itu dialirkan lewat yayasan untuk hindari terdapatnya kekuatan money politics. “Kami telah bekerjasama dengan yayasan untuk mengalirkan pertolongan. Sebab jika pertolongan itu langsung kelak pasti ada kekuatan money politics yang muncul. Iya, untuk masyarakat yang ada di tempat (yang didatangi Sandi),” sambungnya. Baca Juga : Sandiaga Dikawal di Wonogiri Dalam pekerjaan kampanyenya ini hari Sandi pun menegur masyarakat di Alun-alun Demak. Di sini, Sandi kembali mendapatkan sumbangan dana kampanye. Uniknya, sumbangan itu bermacam salah

Sandiaga Dikawal di Wonogiri 

Sandiaga Dikawal di Wonogiri Jakarta – PDIP menyebutkan pengawalan rombongan cawapres Sandiaga Uno di Wonogiri, Jawa Tengah sebab daerah itu menurut dia adalah basis partai garapan Megawati Soekarnoputri. PDIP menyentuh langkah pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalihkan posko penting pemenangan di Jawa Tengah. “Ini kan basis kita pun, daerah banteng (logo PDIP). Most of Jawa Tengah kan kandang banteng,” kata Sekretaris Tubuh Kursus serta Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari pada detikcom, Selasa (29/1/2019). Eva tidak paham persis urutan peristiwa itu. Ia menyangka hal tersebut ialah tanggapan dari simpatisan paslon Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin pada Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. “Itu rekan-rekan tanggapan balik

Silahkan Saja, Tetapi Janganlah Dibawa Emosi 

Silahkan Saja, Tetapi Janganlah Dibawa Emosi Jakarta – Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer mengakui tidak ada permasalahan bila aktivis FPI bersama sayap juang sebagai pengurus atau calon legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) ingin mengundurkan diri massal. Ferry ajak beberapa kader itu untuk mengulas masalah itu dengan baik-baik serta tidak memprioritaskan emosi. “Jika caleg-caleg lainnya yang diutus oleh ormas lainnya serta tidak setuju dengan PBB serta memberikan instruksi, menarik pasukannya, silahkan saja. Kita tidak kekurangan orang kok, tetapi alangkah bijaknya bila tidak dibawa dengan emosi. Lebih bijak (komunikasi),” kata Ferry waktu dihubungi, Selasa (29/1/2018). Ferry menyatakan pihaknya tidak dapat memaksakan kehendak pada beberapa calon legislatif yang tidak setuju dengan ketetapan partai. Menurutnya, beberapa kader itu juga tidak dapat mundur proses dari pencalegan sebab telah diputuskan dalam DCT KPU. “Itu belumlah jelas pun, ya, apa itu pengakuan sah dari Habib Rizieq ataulah bukan, kita belumlah tahu. Tetapi jika misalnya itu sah serta itu sudah jelas dari Habib Rizieq. Kita tidak dapat memaksakan kehendak. Sebab bagaimana juga itu sama dengan apakah yang mereka telah kerjakan mendaftarkan menjadi calon legislatif PBB sebab telah rincian calon masih. Undang-undang juga membuat ketentuannya, buat ketetapan, jika telah di DCT

Golkar Sambut Senang PBB Yusril Junjung Jokowi 

Golkar Sambut Senang PBB Yusril Junjung Jokowi Jakarta – Partai Bulan Bintang (PBB) mengatakan akan memberi dukungan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Pemilihan presiden 2019. Golkar menyongsong senang berkaitan ketetapan PBB itu. Ketua Dewan Ahli Partai Golkar Agung Laksono menjelaskan suport dari PBB bisa tingkatkan aksesibilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin terutamanya di kelompok umat Islam. “Serta PBB kami sambut senang serta semoga ini meningkatkan makin meluasnya serta aksesibilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di kelompok umat Islam makin meluas,” kata Agung di Jalan Situbondo nomer 12, Menteng, Jakarta Pusat. Agung sudah sempat memberi komentar masalah kontroversi yang muncul sesudah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menginformasikan partainya memberi dukungan Jokowi-Ma’ruf. Didapati, ada beberapa kader PBB yang tidak setuju atas langkah itu. Dikabarkan awal

Imam Masjid-Menag Mesti dari NU, Tidak hanya NU Salah Semua. 

Imam Masjid-Menag Mesti dari NU, Tidak hanya NU Salah Semua. Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj minta kader-kader NU ambil peranan semakin besar di dalam penduduk. Termasuk juga di Pemilihan presiden 2019. Hal tersebut dikatakan Said Aqil dalam sambutannya di Harlah ke-73 Muslimat NU. Said Aqil menggerakkan kadernya untuk lebih bertindak di semua bidang, mulai dari peranan agama, peranan akhlak, peranan kesejahteraan sampai peranan politik. “Supaya bertindak di tengahnya penduduk. Peranan apakah? Peranan syuhudan diniyan, peranan agama. Mesti kita pegang. Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, menteri agama mesti dari NU, jika dipegang tidak hanya NU salah semua,” tutur Said Aqil diterima tepok tangan muslimat NU yang ada, di GBK, Jakarta, Minggu (27/1/2019). Said menjelaskan sampai kini kader NU memang sudah bertindak banyak di