Bila Diketemukan, KPAI Langsung Panggil SD yang Siswanya Nyanyi Prabowo-Sandi 

Bila Diketemukan, KPAI Langsung Panggil SD yang Siswanya Nyanyi Prabowo-Sandi Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan beredarnya video siswa sekolah basic (SD) menyanyikan lagu ‘Pilih Prabowo-Sandi’. KPAI memandang ajak anak dalam pekerjaan politik adalah usaha meremehkan hak-hak perlindungan anak, terpenting dari tujuan bullying. “Ajak anak untuk memberi dukungan salah satunya paslon calon presiden seperti video yang tersebar ialah usaha meremehkan hak-hak perlindungan anak, terpenting kebutuhan terunggul anak cukup tidak jadi tujuan bully serta bentuk-bentuk perbincangan pro serta kontra oleh simpatisan yang berlainan,” kata Komisioner KPAI Jasra Putra pada detikcom, Selasa (26/2/2019). Jasra menuturkan, ketentuan larangan pelibatan anak dalam pekerjaan politik itu ditata dalam Masalah 15 UU Nomer 35 Tahun 2014 mengenai Perlindungan Anak. UU itu menyatakan jika anak mempunyai hak perlindungan dari penyalahgunaan dalam pekerjaan politik. Jasra menjelaskan, sampai sekarang belumlah didapati tempat pembuatan video siswa

Jokowi ‘Dikerdilkan’, TKN Singgung Rizal Ramli Salah Data masalah Utang 

Jokowi ‘Dikerdilkan’, TKN Singgung Rizal Ramli Salah Data masalah Utang Jakarta – Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin membela capresnya yang ‘dikerdilkan’ Rizal Ramli tentang pidato masalah konsesi tanah di Konvensi Rakyat. TKN memandang Rizal Ramli tidak memahami kerangka serta menyentuh masalah data tanah yang salah. “Jadi Pak Rizal Ramli itu tidak tahu kerangka, jadi disuruh agar Pak Rizal Ramli banyak baca. Pak Rizal Ramli soalnya salah baca, data utang salah, saat ini salah kembali. Jika ia sulit baca, janganlah banyak komentar. Ia tidak tahu kerangka,” tutur juru bicara TKN Arya Sinulingga waktu dihubungi, Senin (25/2/2019). Rizal Ramli awal mulanya mengkritik pidato Jokowi masalah tanah dalam jumpa wartawan di Jalan

Bawaslu Klarifikasi Pengelola Monas serta MUI DKI masalah Munajat 212

Bawaslu Klarifikasi Pengelola Monas serta MUI DKI masalah Munajat 212 Jakarta – Bawaslu DKI Jakarta akan lakukan klarifikasi ke pengelola Monas serta MUI DKI berkaitan penyelenggaraan Munajat 212. Klarifikasi dikerjakan berkaitan pencarian ada-tidaknya unsur kampanye pada Munajat 212 di Monas. “Kami lakukan pencarian dengan mendatangi kantor pengelola Monas serta gagasan ke kantor MUI DKI,” kata anggota Bawaslu DKI Jakarta Burhanuddin waktu diminta konfirmasi, Senin (25/2/2019). Burhanuddin mengakui telah menjumpai pengelola Monas seputar jam 10.00 WIB. Akan tetapi belumlah didapati dari hasil klarifikasi itu. Penyidikan ada-tidaknya pendapat pelanggaran pemilu dalam acara Munajat 212 dikerjakan Bawaslu DKI dengan menghimpun beberapa bukti.

Pasangan 01 Islamnya, Salatnya, Keluarganya Jelas 

Pasangan 01 Islamnya, Salatnya, Keluarganya Jelas Jakarta – Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Erick Thohir bicara masalah keunggulan pasangan 01 pada Pemilihan presiden 2019. Keunggulan itu diantaranya rekam jejak yang baik sampai keluarga yang pasti. “Saya mengharap ibu-ibu memberi dukungan paslon kita, serta ini pilihan yang pas sebab beliau profil pemersatu umat Islam, profil yang akan memenangi umat Islam di saat ini hari penuh fitnah-fitnah. Kita setuju Pemilu cuma 5 tahun sekali, tetapi bangsa kita yang telah dikasihkan amanah yang disebut masyarakat muslim menyatu. Kita mesti mengawasi Indonesia, persatuan bangsa kita. Jelas pasangan 01 telah miliki trek record yang baik, Islamnya jelas, salatnya jelas, keluarganya jelas,” kata Erick di Istana olahraga Senayan, Jakarta, Minggu (24/2/2019). Hal tersebut dikatakan Erick waktu mengemukakan sambutan di acara deklarasi Arus Baru Muslimah Indonesia junjung Jokowi-Ma’ruf. Erick

TKN Jokowi akan Laporkan Unsur Politik di Munajat 212 ke Bawaslu 

TKN Jokowi akan Laporkan Unsur Politik di Munajat 212 ke Bawaslu Jakarta – Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan memberikan laporan pekerjaan politik dalam Munajat 212 ke Bawaslu. TKN minta KPU serta Bawaslu mengamati pekerjaan itu. “Nah bermakna biarlah KPU serta Bawaslu yang mengamati. Tentu, TKN juga bakal memberikan laporan,” kata Ketua TKN Erick Thohir di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019). Erick menjelaskan Munajat 212 ialah perihal yang positif saat di isi doa untuk keselamatan negeri. Akan tetapi dia menyayangkan bila acara itu diwarnai unsur politik. “Yang namanya Munajat 212, ada perihal yang positif saat lakukan gerakan Islam yang positif. Contoh, mendoakan negeri kita damai, tidak bubar, tidak pecah. Bagaimana menghidupkan ekonomi Islam syariah di masa barusan semakin membesarnya industri halal. Saya pikir tidak apa-apa jika itu,” katanya.

TKN Jokowi Desak Bawaslu Usut Salam 2 Jari Fadli Zon di Munajat 212 

TKN Jokowi Desak Bawaslu Usut Salam 2 Jari Fadli Zon di Munajat 212 Jakarta – Waketum Gerindra Fadli Zon tunjukkan salam dua jari waktu datang di tempat acara Munajat 212. Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menekan Bawaslu menginvestigasinya. “Berkaitan ada pose 2 jari, saya duga Bawaslu atau Panwaslu mesti lakukan penyidikan,” kata jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding pada wartawan, Kamis (21/2/2019). Fadli yang hadir ke Munajat 212 bersama dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memang sudah sempat tunjukkan salam dua jari. Salam dua jari itu dipertunjukkan Fadli saat ada di mobil. Tidak

Tidak hanya Jokowi serta Fadli, Nyatanya Ada yang Lainnya Incognito ke Tambak Lorok 

Tidak hanya Jokowi serta Fadli, Nyatanya Ada yang Lainnya Incognito ke Tambak Lorok Semarang – Tidak hanya Presiden Joko Widodo serta Fadli Zon, nyatanya ada banyak petinggi yang sempat lakukan perjalanan tiada rombongan ke kampung nelayan Tambak Lorok Semarang. Nelayan ditempat menyebutkan kampung itu memang seringkali didatangi ditambah lagi mendekati Pemilu. Salah seseorang nelayan di Tambak Lorok, Sudarso (59) menjelaskan Pemilu kesempatan ini memang caleg yang hadir tidak sekitar periode awal mulanya. Akan tetapi dia mengaku kampungnya seringkali jadi tujuan kunjungan politik. “Ya jika ingin pemilu banyak yang bertandang. Tetapi tahun ini lebih dikit,” kata Sudarso sambil menjahit jaringnya di dermaga Tambak Lorok. Masalah kunjungan, memang beberapa ada yang hadir sendirian walaupun bukan sekedar untuk kebutuhan politik. Dia memberikan contoh Menteri Kelautan serta Perikanan, Susi Pudjiastuti yang lihat keadaan nelayan, memberi pertolongan, serta lihat project kampung bahari disana. “Saya ingat yang hadir sendirian, Pak Wiranto seputar tahun

BPN Bingung Ada Teriakan ‘Jokowi Wae’ Waktu Prabowo di Surabaya 

BPN Bingung Ada Teriakan ‘Jokowi Wae’ Waktu Prabowo di Surabaya Jakarta – Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bingung ada teriakan suport pada calon presiden Joko Widodo (Jokowi) waktu Prabowo ada di Surabaya. BPN menghubungkan peristiwa itu dengan yang dihadapi Sandiaga di Jawa Tengah. “Ini cukup aneh, pertama di Jawa Tengah, lalu diulangi kembali di Surabaya barusan ya. Itu memang benar ada design yang mengintimidasi pada Pak Prabowo, awal mulanya ialah ke Pak Sandiaga Uno di Jawa Tengah,” kata Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso waktu dihubungi, Selasa (18/2/2019) malam. Ia memandang cara itu tidak baik. Akan tetapi, Priyo mengatakan Prabowo-Sandiaga masih berjalan sebab menurut dia pergantian tidak dapat dibendung oleh intimidasi. “Langkah tersebut telah pasti tidak baik. Tetapi kami masih berjalan, sebab rakyat, angin pergantian mustahil dapat dibendung berbentuk psywar ataupun intimidasi semacam itu,” katanya.

Dahnil Pertanyakan Klaim Jokowi Bangun 191 Ribu Km Jalan 

Dahnil Pertanyakan Klaim Jokowi Bangun 191 Ribu Km Jalan Jakarta – Koordinator Juru Bicara Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, menanyakan klaim Joko Widodo (Jokowi) masalah pembangunan jalan desa selama 191 ribu km. Klaim itu awal mulanya dikatakan waktu debat ke-2 Pemilihan presiden 2019. Di awalnya debat yang berjalan pada Minggu (17/2/2019), Jokowi menuturkan visi serta misinya sama dengan topik debat, yakni infrastruktur, daya, pangan, lingkungan hidup, serta sumber daya alam. Di bagian infrastruktur, Jokowi bicara masalah penggelontoran dana desa. “Kita ketahui dalam tiga tahun ini sudah kita gelontorkan Rp 187 triliun dana desa ke desa-desa. Apakah yang kita temukan dari dana

Prabowo Menang Banyak atas Jokowi 

Prabowo Menang Banyak atas Jokowi Jakarta – Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, miliki penilaian sendiri masalah debat antarcapres yang berjalan tadi malam. Menurut dia, Prabowo menang besar atas Jokowi. “Jika menggunakan isitilah kids jaman now, debat ke-2 ini Pak Prabowo menang banyak atas Jokowi,” kata Habiburokhman pada wartawan, Senin (18/2/2019). Habiburokhman menuturkan 3 peristiwa debat yang menurut dia jadi pukulan tepat ke Jokowi. Peristiwa pertama ialah waktu Prabowo bicara masalah ‘infrastruktur untuk rakyat serta bukan rakyat untuk infrastruktur’. Prabowo waktu itu menyentuh masalah LRT Palembang serta Bandara Kertajati. “Jokowi tidak menyangkal masalah meruginya dua project itu,” katanya. Baca Juga : Mendekati Debat, Kahiyang Upload Photo Jokowi Momong Sedah