Menang Beradu Penalti, El Real Kampiun 

Menang Beradu Penalti, El Real Kampiun

Jakarta – Real Madrid Versus Atletico Madrid di final Piala Super Spanyol harus diselesaikan lewat beradu penalti. El Real menjadi juara dalam pertandingan ini dengan keunggulan 4-1.

Final Piala Super Spanyol dilaksanakan di King Abdullah Sports City, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Laga berjalan menarik, dengan ke-2 team berganti-gantian menyerang serta membuat kesempatan emas.

Madrid unggul tipis dalam perebutan bola 56:46. Scuad garapan Zinedine Zidane lebih baik dalam jumlahnya shooting yang dilepaskan, yaitu 16:12.

Jalannya Laga Piala Super Spanyol: Real Madrid Versus Atletico Madrid

Satu sepakan Casemiro pada menit ke enam jadi penyalamatan pertama yang dikerjakan Jan Oblak dalam pertandingan ini.

Pada menit 14 satu kekeliruan yang dibikin Sergio Ramos hampir membuat Atletico unggul. Bola yang dibuang Ramos buang malah jatuh ke kaki Joao Felix yang berdiri pas dari muka kotak penalti. Tetapi Felix tidak berhasil menyelesaikan menghasilkan gol, tendangannya begitu melebar.

Atletico, yang makin banyak mendesak di 20 menit pertama laga, memiliki kesempatan lain lewat sepakan Alvaro Morata di menit 20. Ketetapan Morata arahkan shooting ke tiang dekat tidak membawa hasil yang diharapkan sebab arahnya meleset.

Isco! Madrid meneror gawang Atletico dari skenario sepakan pojok. Bola yang ke arah tiang dekat disundul Isco, tetapi arahnya tandukan sang gelandang tidak pas ke target.

Dua menit sebelum turun minum, Madrid kembali membuat kesempatan lewat sepakan pojok. Kesempatan ini sundulan Casemiro menyambut umpan Toni Kroos tipis melayang-layang di atas mistar gawang.

Real Madrid Versus Atletico Madrid di set pertama selesai tanpa ada gol Photo: AP Foto/Hassan Ammar

Set pertama selesai tanpa ada gol.

Madrid coba menggebrak diawalnya set ke-2. Cedera Jovic mencimpatakan dua peluang masak menghasilkan gol dalam selang lima menit.

Peluang ia yang pertama, pada menit 48, terbentuk waktu lakukan solo run yang membuat tiga pemain Atletico pontang-panting. Penetrasinya berhenti di kotak penalti karena tekel bek musuh.

Dua menit berlalu Jovic bisa runag tembak di luar kotak penalti. Dengan cerdas ia arahkan bola ke tiang jauh, tetapi si kulit bulat lepas tipis dari target.

Kesempatan paling baik Real Madrid di pertandingan ini! Jovic melepas crossing dari bagian kanan yang sukses menjumpai Federico Valverde pas dari muka gawang serta tidak terkawal. Satu kali lagi kesempatan itu tidak berhasil menjadi gol. Sundulan Valverde tidak prima, bola yang ia sundul tentang kakinya sendiri serta justru meleset jauh dari bagian sasaran.

Morata! Umpan ciamik yang dilepaskan Kieran Trippier membuat Morata tinggal bertemu satu musuh satu dengan Thibaut Courtois. Tetapi satu kali lagi Morata tidak berhasil memberikan keunggulan untuk teamnya, tendangannya ke tiang dekat bisa dibaca secara baik oleh Courtois. Atletico hanya bisa sepakan pojok.

Di periode injury time Madrid memiliki kesempatan menyelesaikan pertandingan. Rodrygo kuasai bola yang hadirdari bagian kanan. Namun, sepakan mendatarnya dari dalam kotak penalti dapat dijinakkan Jan Oblak.

Jual-beli serangan berlangsung di dua set waktu perpanjangan. Madrid wajar mengucapkan terima kasih pada Courtois atas tampilan cemerlangnya dibawah mistar gawang.

Pada bagian gawang lainnya, Oblak tidak kalah cemerlang. Ia membuat dua pengamanan berturut-turut di menit 110. Yang pertama waktu menepis sepakan Modric. Dari peristiwa itu bola jatuh ke kaki Mariano Diaz. Tetapi kembali lagi Oblak dapat menepis tendangan pemain depan berumur 26 tahun itu.

Federico Valverde lakukan tekel dari belakang untuk hentikan Alvaro Morata dalam final Piala Super Spanyol di antara Real Madrid Versus Atletico Madrid Photo: Francois Nel/Getty Images

Madrid kehilangan satu pemain di set ke-2 waktu perpanjangan, persisnya pada menit 116. Federico Valverde dikartu merah wasit karena tekel dari belakang yang ia kerjakan untuk hentikan Alvaro Morata, yang telah lari sendirian ke arah gawang.

Di waktu tersisa yang benar-benar singkat, Atletico tidak berhasil manfaatkan keunggulan jumlahnya pemain yang dipunya. Score 0-0 bertahan serta harus dituntaskan dengan beradu penalti.

Waktu dua penendang penalti pertama Madrid (Dani Carvajal serta Rodygo) sukses menyelesaikan pekerjaannya, dua pelaksana eksekusi pertama Atletico justru tidak berhasil. Tendangan Saul Niguez mengenai tiang, sesaat sepakan Thomas Partey diblok Courtois.

Salah satu pelaksana eksekusi Atketico yang sukses cetak gol ialah Kieran Trippier. Sesaat dua penendang penalti Madrid selanjutnya sukses membuat gol. El Real juga menang 4-1

Beradu penalti Real Madrid Versus Atletico Madrid

Carvajal – Gol

Saul – tidak berhasil (tiang)

Rodrygo – Gol

Thomas Partey – Diblok

Modric – Gol

Kieran Trippier – Gol

Sergio Ramos – Gol

Formasi Pemain Real Madrid Versus Atletico Madrid

Real Madrid:

Thibaut Courtois, Dani Carvajal, Raphael varane, Sergio Ramos, Ferland Mendy, Federico Valverde, Casemiro, Toni Kroos (‘103 Vinicius Junior), Cedera Modric, Isco (’60 Rodrygo), Cedera Jovic (’83 Mariano Diaz)

Atletico Madrid:

Jan Oblak, Renan Lodi (’89 Marcos Alonso), Jose Gimenz (’98 Stefan Savic), Felipe, Kieran Trippier, Saul Niguez, Thomas, Hector Herrera (’56 Vitolo), Ange; Correa, Joao felix (‘101 Santiago Arias), Alvaro Morata