Buat Tiga Kemenangan Berturut-turut, MU Mulai Lebih Yakin Diri 

Buat Tiga Kemenangan Berturut-turut, MU Mulai Lebih Yakin Diri Jakarta – Manchester United telah membuat momen dengan tiga kemenangan berturut-turut. Ole Gunnar Solskjaer rasakan atmosfer team jadi lebih positif. MU barusan menyusun tiga kemenangan berturut-turut di semua persaingan. ‘Setan Merah’ mengalahkan Partizan Belgrade, Norwich City, serta Chelsea beruntun. Tiga kemenangan itu jadi serangkaian kemenangan terpanjang MU selama ini. Runtutan hasil positif itu akhiri puasa kemenangan di empat pertandingan awalnya, dimana Marcus Rashford dkk sama di tiga pertandingan serta sekali kalah. Atmosfer ruangan ubah juga perlahan-lahan lebih baik ke arah pertandingan kontra Bournemouth, Sabtu (2/11/2019) malam WIB, dalam kelanjutan Liga Inggris. Pertandingan ini dapat dilihat di Mola Parabola serta Mola Polytron Streaming. “Kadang Anda mujur waktu berjudi, kadang tidak. Serta laga menantang Chelsea lalu dipastikan oleh sepakan mengagumkan dari Marcus Rashford,” papar Manager MU Ole Gunnar Solskjaer. “Tetapi di

Dinanti Lazio, Juventus, serta Napoli, Milan 

Dinanti Lazio, Juventus, serta Napoli, Milan Milan – AC Milan tidak dapat semakin lama nikmati kemenangan atas SPAL. Karena, Rossoneri telah dinanti tiga pertandingan berat ke depan. Milan mendapatkan tiga point pertama bersama Stefano Pioli. Ini sesudah Rossoneri menaklukkan SPAL, Jumat (1/11/2019) pagi hari WIB, dengan score 1-0 melalui gol Suso. Ini pasti melegakan untuk Pioli serta Milan yang demikian mengidamkan kemenangan untuk melakukan perbaikan tempat di papan tengah. Milan sekarang ada di tempat ke-10 klassemen Serie A dengan 13 point. “Saya minta beberapa anak tampil dengan penuh semangat, kami hanya sedikit lakukan kekeliruan serta buat banyak gol,” tutur Pioli. “Sayangnya kami hanya menang dengan score itu sampai akhir pertandingan, tetapi melalui pertandingan susah serta menang ini bagus buat kami, untuk persiapan kontra Lazio,” sambungnya. Milan memang bisa rayakan kemenangan keempatnya musim ini. Tetapi pantas diingat, jika Il Diavolo Rosso telah ditunggu lawan-lawan berat mulai Lazio (4/11), lalu Juventus (11/11), serta Napoli (24/11). Team-team itu semua ada di atas Milan sekarang terhitung Juventus jadi puncak klassemen.

Inter Group yang Istimewa 

Inter Group yang Istimewa Milan – Romelu Lukaku jalani start yang sip bersama dengan Inter Milan. Ia juga mengucapkan terima kasih pada rekan-rekan segrupnya di Nerazzurri, tidak lupa mengucap pujian. Lukaku telah mencatatkan sekitar tujuh gol untuk Inter di Liga Italia. Ia mencetaknya dalam 10 laga Liga Italia. Gol paling akhir diciptakan waktu menolong Inter menuai kemenangan atas Brescia. Dalam duel Stadio Mario Rigamonti, La Beneamata menang 2-1, Lukaku mencatatkan satu gol. Football Italia menyampaikan kabar jika Lukaku mengundang rekan-rekan segrupnya untuk makan malam. Ia mengucapkan syukur dapat jadi anggota scuad Inter. “Saya benar-benar suka dapat di sini bersama dengan kalian. Terima kasih atas pertolongan yang telah kalian beri. Ini group yang istimewa,” kata Lukaku di Football

Hormati Arsenal, Chamberlain Meredam Diri Tidak Merayakan Golnya 

Hormati Arsenal, Chamberlain Meredam Diri Tidak Merayakan Golnya Liverpool – Alex Oxlade-Chamberlain meredam diri untuk tidak berselebrasi waktu cetak gol indah ke gawang Arsenal. Itu dilakukan untuk menghargai bekas teamnya itu. Pertandingan Liverpool versus Arsenal di Stadion Anfield pada set ke empat Piala Liga Inggris, Kamis (31/10/2019) pagi hari WIB berjalan seru. Drama 10 gol tersaji akhiri laga sepanjang 90 menit dengan score seimbang 5-5. The Reds pada akhirnya memenangkan pertandingan melalui set beradu penalti dengan score 5-4. Laga ini cukup emosional buat Oxlade-Chamberlain sebab dia menantang bekas teamnya. Pemain 26 tahun ini serta cetak gol indah melalui tendangan di luar kotak penalti ke gawang The Gunners. Selesai cetak gol, dia kelihatan tidak lakukan selebrasi terlalu berlebih. Oxlade-Chamberlain akui meredam diri untuk tidak rayakan golnya itu. Dia lakukan hal itu untuk menghargai Arsenal. “Itu gol yang lumayan bagus, jadi benar-benar susah untuk masih tidak merayakannya. Tetapi itu suatu hal yang saya ketahui saat saya akan hadapi bekas team saya,” tutur Chamberlain diambil dari Standar