5 Pemicu Manchester United Tersuruk 

5 Pemicu Manchester United Tersuruk Jakarta – Prestasi Manchester United alami penurunan sejak ditinggal Sir Alex Ferguson pada 2013 kemarin.Sebenarnya, apa yang membuat The Red Devils sekarang tidak berjaya? Fergie pensiun dengan tinggalkan kejayaan. Tragisnya, kemudian status MU jadi team kuat juga perlahan-lahan pupus. Jadi juara di Liga Inggris tidak segera trercapai. Mendapatkan gelar berprestise yang lain sering terlihat seperti fatamorgana daripada jadi kenyataan. Walau sebenarnya, sepanjang enam tahun paling akhir, MU tidak kesusahan datangkan beberapa pemain bernilai mahal. Target-target tinggi juga terus ditargetkan. Tetapi hasilnya tetap jauh dari keinginan. Orang juga bertanya-tanya, kenapa MU sekarang seringkali merana dibanding bahagia? Beberapa analisa juga coba diangkat, serta pada akhirnya ada faktor-faktor yang diindikasikan jadi fakta lunturnya kedigdayaan The Red Devils yang telah dibuat Fergie sepanjang seperempat era. Lowongnya tempat ini membuat MU seperti kehilangan arah. Pembelian pemain yang dikerjakan sering tidak sesuai kemauan manager. Serta terkadang MU kesusahan memperoleh pemain. Sekarang. MU menyerahkan operasional club pada Ed Woodward, terhitung masalah kebijaksanaan transfer. Sering ketetapannya tidak searah dengan beberapa manager. Jose Mourinho juga merasakan. Mengakibatkan, pembangunan kemampuan club tidak berjalan maksimal. 2. Biasanya Gonta-Ganti

Roman Abramovich Tetap Yakin Akademi Chelsea 

Roman Abramovich Tetap Yakin Akademi Chelsea Jakarta – Chelsea tampil cukup sip dengan scuad muda. Roman Abramovich disebutkan sedang memetik hasil atas keyakinan pada akademi The Blues. Chelsea memperoleh larangan dalam dua bursa transfer. Oleh karenanya, Frank Lampard mengoptimalkan beberapa pemain muda The Blues. Tammy Abraham serta Mason Mount yang paling mencolok. Abraham telah memberikan delapan gol dalam delapan laga di Liga Inggris. Selain itu, Mount mencatatkan empat gol serta satu assist. Tidak hanya ke-2 pemain itu, masih ada Fikayo Tomori. Bekas pelatih di Chelsea, Michael Emenalo, ucapkan rasa terima kasihnya pada Roman Abramovich atas keyakinan untuk akademi team London barat. Ia mengutarakan pernah ada manager Chelsea yang berusaha mematikan