Sakit Perut atau Tidak, Statistik Courtois di Madrid Memang Tidak Oke 

Sakit Perut atau Tidak, Statistik Courtois di Madrid Memang Tidak Oke

Jakarta – Thibaut Courtois diklaim alami masalah perut hingga ditarik keluar di paruh set. Lepas dari keadaan fisiknya, statistik penjaga gawang asal Belgia itu tidak bagus-bagus sangat.

Bermain di Santiago Bernabeu pada Rabu (2/10/2019) pagi hari WIB, Real Madrid harus kecolongan dua gol terlebih dulu di set pertama. Penyerang Emmanuel Bonaventure Dennis memaksakan Courtois untuk memungut bola dari gawangnya sekitar 2x di pertandingan itu.

Mimpi jelek bekas penjaga gawang Chelsea itu di pertandingan ini makin bertambah, sesudah Zinedine Zidane menggantinya dengan Alphonse Areola di set ke-2. Keseluruhan pada penampilannya malam itu, Courtois memperoleh 3 kali intimidasi beresiko, dengan dua shooting menghasilkan gol. Jumlahnya penyelamatannya cuma satu.

Zidane berkelit jika perubahan dikerjakan sebab Courtois memiliki masalah dengan perutnya. Tetapi banyak yang berasumsi jika ia sebetulnya tidak senang dengan tampilan sang penjaga gawang.

Keseluruhan telah lima gol bersarang di gawang penjaga gawang 27 tahun itu walau Liga Champions baru saja berjalan dua matchday. Courtois dihujani tiga gol waktu bertamu ke Paris Saint Germain di medio September.

Berdasar statistik dari Transfermarkt, semenjak masuk dengan Real Madrid pada 2018, Courtois telah kecolongan 59 gol dari 43 laga di semua persaingan. Itu berarti ia rata-rata kemasukan 1,3 gol per pertandingan. Sesaat jumlahnya clean sheet-nya sejumlah 12 clean sheet (27%).

Bagaimana statistik Courtois bila dibanding dengan Jan Oblak? Penjaga gawang Atletico Madrid itu dipandang seperti yang paling baik di dunia sekarang.

Penjaga gawang asal Slovenia itu kecolongan 42 gol dari 55 laga Los Rojiblancos di semua persaingan. Rata-rata 0,7 gol per laga. Oblak unggul jauh dalam catatan clean sheet. Ia punyai 30 clean sheet (54,5%).