Arsenal Kehilangan Arah 

Arsenal Kehilangan Arah London – Arsenal mendapatkan komentar miring dari bekas pemainnya, Jens Lehmann. The Gunners disebutkan kehilangan arah diawalnya musim 2019/2020. Bukan tanpa ada fakta Lehmann menyampaikan opini itu. Arsenal kelihatan dingin di bursa transfer walau finish kurang oke musim kemarin. Baru satu pemain yang dihadirkan oleh club London utara itu. Pemain 18 tahun asal Brasil, Gabriel Martinelli, yang dihadirkan Arsenal. Kebijaksanaan transfer pejabat club, Stan Kroenke, telah memperoleh protes dari beberapa simpatisan Arsenal. Lehmann sepakat dengan protes beberapa simpatisan Meriam London itu. “Club sekarang jelas dalam kondisi dimana tidak ada seseorang juga yang mengetahui ke arah mana,” kata Lehmann di Omnisport. Lehmann memiliki pendapat scuad Arsenal sekarang cukup sudah bagus. Tetapi, mereka harus memenangkan trofi mayor. Piala paling akhir yang dicapai Arsenal di arena Community Shield 2018.

Diberitakan Akan Dilego Barcelona

Diberitakan Akan Dilego Barcelona Ivan Rakitic menyikapi enjoy berita kebimbangan waktu depannya di Barcelona. Gelandang Barca itu memperjelas, dianya tidak tertarik beralih club. Pemain sepak bola berumur 31 tahun itu masuk pada musim panas 2014. Sampai sekarang Rakitic sudah bermain di lebih dari 250 laga serta mengepak 34 gol serta 37 assist yang menolong Barca memenangkan empat Liga serta Copa del Rey, dan sekali Liga Champions. Kontrak Rakitic di Camp Nou akan habis pada 2021. Menurut isu, kontrak gelandang Kroasi jadi target beberapa club terhitung Manchester United. Bahkan juga terakhir ada isu yang menjelaskan pemain Kroasia itu serta tiga pemain Barca yang lain siap diganti ke Paris St. Germain, untuk dapat memulangkan Neymar. “Rencanaku ialah meneruskan dengan Barcelona,” Rakitic menjelaskan diambil Marca. “Ini ialah kondisi dimana saya telah terlatih semenjak saya masuk di sini, seperti tahun kemarin hal sama berlangsung padaku.” “Saya telah bicara dengan club serta pelatih, tetapi niatku sangatlah jelas, Saya ingin terus serta terus nikmati sepakbolaku sebab saya masih mempunyai tersisa kontrak sekian

Juventus Harus Belajar Bertahan Tidak Begitu Dalam 

Juventus Harus Belajar Bertahan Tidak Begitu Dalam Singapura – Juventus menerima kekalahan dari Tottenham Hotspur dalam laga pertama Maurizio Sarri. Bianconeri disebutkan harus belajar jangan bertahan begitu dalam. Di National Fase, Singapura, Minggu (21/7/2019) malam WIB, Juve kalah 2-3 dari The Lilywhites. The Old Lady tertinggal terlebih dulu karena gol Erik Lamela, lalu membalas lewat Gonzalo Higuain serta Cristiano Ronaldo sesudah interval. Gawang Juve kecolongan di menit ke-65. Lucas Moura yang mencatatkan namanya di papan score. Sesaat mendekati pertandingan selesai, Harry Kane cetak gol fantastis dari tengah lapangan. Sepakannya masuk mulus ke gawang Juve yang dikawal oleh Wojciech Szczesny. Sarri mengaku keadaan fisik anak beberapa anak asuhnya belum juga fit. Pertahanan

Gol Harry Kane Luar Biasa 

Gol Harry Kane Luar Biasa Singapura – Manager Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memberikan pujian pada gol Harry Kane ke gawang Juventus. Juru strategi asal Argentina itu mengatakan hebat. The Lilywhites menuai kemenangan 3-2 atas Juventus dalam laga International Champions Cup 2019, Minggu (21/7/2019). Spurs unggul terlebih dulu di set pertama karena gol Erik Lamela. Kemudian, Juve membalas lewat gol Gonzalo Higuain serta Cristiano Ronaldo. Spurs menyamai posisi dengan gol Lucas Moura. Di pengujung laga, Kane cetak gol kemenangan Spurs. Ia mencetaknya dari tengah lapangan. Merampas bola dari pemain Juventus, Kane