Juventus Bukan Pertandingan Pertemanan 

Juventus Bukan Pertandingan Pertemanan Nanjing – Milan Skriniar akan serius waktu Inter Milan hadapi Juventus di International Champions Cup 2019. Menurutnya, Juve tidak sudah pernah jadi pertandingan pertemanan. Duel Juventus versus Inter akan diadakan di Olympic Sports Center, Nanjing, Rabu (24/7/2019). Ke-2 team saling mempunyai pelatih baru; Juve diatasi Maurizio Sarri sedang Inter dilatih Antonio Conte. Juve serta Inter adalah lawan berat di Serie A. Tetapi, Nerazzurri tidak berhasil menandingi Bianconeri sesudah sukses merajai Italia dengan merengkuh Scudetto delapan kali berturut-turut. Inter hanya sekali menang atas Juve dalam lima pertemuan paling akhir ke-2 club dengan tiga kekalahan. Skriniar ketertarikan hadapi rintangan ini. “Ini bukanlah laga pertemanan, tidak ada laga semacam itu,” Skriniar menjelaskan pada Inter TV, yang dikutip Football-Italia. “Pertandingan-pertandingan ini ialah persiapan serta kami harus menunjukkan beberapa

Bagaimana Kiprah Griezmann, Valverde 

Bagaimana Kiprah Griezmann, Valverde Saitama – Antoine Griezmann sudah jalani kiprahnya bersama dengan Barcelona. Pelatih Barca Ernesto Valverde terlihat cukup senang tetapi mengharap banyak pada Griezmann. Penyerang Prancis itu lakoni pertandingan pertamanya dalam baju Barcelona sesudah dihadirkan dari Atletico Madrid sejumlah 120 juta euro. Tetapi, kiprah Griezmann tidak selesai manis sebab team barunya ditaklukkan Chelsea 1-2 dalam pertandingan pramusim di Saitama, Jepang, Selasa (23/7/2019). Di laga tersebut, Griezmann jadi starter dengan bermain sepanjang 45 menit. Tetapi ia masih kesusahan menyesuaikan dengan permainan Barcelona hingga banyak turun ke belakang. Griezmann tertera melepas dua tembakan menantang Chelsea serta memperoleh tekel horor dari Jorginho pada menit ke-16. “Griezmann harus terlatih dengan permainan Barcelona,” kata Valvede diambil Omnisport. “Gampang lihat begitu berbahayanya ia waktu memperoleh bola. Ia tetap punyai kemauan jelek pada musuh.” “Kami mengharap beberapa dari ia tetapi ini kan laga pertama. Ia harus lihat bagaimana kami mendesak serta menguasai musuh, tetapi ini masih laga pertama ia.” Barca akan meneruskan pramusimnya dengan hadapi club Liga Jepang, Vissel Kobe pada

Arsenal Kehilangan Arah 

Arsenal Kehilangan Arah London – Arsenal mendapatkan komentar miring dari bekas pemainnya, Jens Lehmann. The Gunners disebutkan kehilangan arah diawalnya musim 2019/2020. Bukan tanpa ada fakta Lehmann menyampaikan opini itu. Arsenal kelihatan dingin di bursa transfer walau finish kurang oke musim kemarin. Baru satu pemain yang dihadirkan oleh club London utara itu. Pemain 18 tahun asal Brasil, Gabriel Martinelli, yang dihadirkan Arsenal. Kebijaksanaan transfer pejabat club, Stan Kroenke, telah memperoleh protes dari beberapa simpatisan Arsenal. Lehmann sepakat dengan protes beberapa simpatisan Meriam London itu. “Club sekarang jelas dalam kondisi dimana tidak ada seseorang juga yang mengetahui ke arah mana,” kata Lehmann di Omnisport. Lehmann memiliki pendapat scuad Arsenal sekarang cukup sudah bagus. Tetapi, mereka harus memenangkan trofi mayor. Piala paling akhir yang dicapai Arsenal di arena Community Shield 2018.

Diberitakan Akan Dilego Barcelona

Diberitakan Akan Dilego Barcelona Ivan Rakitic menyikapi enjoy berita kebimbangan waktu depannya di Barcelona. Gelandang Barca itu memperjelas, dianya tidak tertarik beralih club. Pemain sepak bola berumur 31 tahun itu masuk pada musim panas 2014. Sampai sekarang Rakitic sudah bermain di lebih dari 250 laga serta mengepak 34 gol serta 37 assist yang menolong Barca memenangkan empat Liga serta Copa del Rey, dan sekali Liga Champions. Kontrak Rakitic di Camp Nou akan habis pada 2021. Menurut isu, kontrak gelandang Kroasi jadi target beberapa club terhitung Manchester United. Bahkan juga terakhir ada isu yang menjelaskan pemain Kroasia itu serta tiga pemain Barca yang lain siap diganti ke Paris St. Germain, untuk dapat memulangkan Neymar. “Rencanaku ialah meneruskan dengan Barcelona,” Rakitic menjelaskan diambil Marca. “Ini ialah kondisi dimana saya telah terlatih semenjak saya masuk di sini, seperti tahun kemarin hal sama berlangsung padaku.” “Saya telah bicara dengan club serta pelatih, tetapi niatku sangatlah jelas, Saya ingin terus serta terus nikmati sepakbolaku sebab saya masih mempunyai tersisa kontrak sekian

Juventus Harus Belajar Bertahan Tidak Begitu Dalam 

Juventus Harus Belajar Bertahan Tidak Begitu Dalam Singapura – Juventus menerima kekalahan dari Tottenham Hotspur dalam laga pertama Maurizio Sarri. Bianconeri disebutkan harus belajar jangan bertahan begitu dalam. Di National Fase, Singapura, Minggu (21/7/2019) malam WIB, Juve kalah 2-3 dari The Lilywhites. The Old Lady tertinggal terlebih dulu karena gol Erik Lamela, lalu membalas lewat Gonzalo Higuain serta Cristiano Ronaldo sesudah interval. Gawang Juve kecolongan di menit ke-65. Lucas Moura yang mencatatkan namanya di papan score. Sesaat mendekati pertandingan selesai, Harry Kane cetak gol fantastis dari tengah lapangan. Sepakannya masuk mulus ke gawang Juve yang dikawal oleh Wojciech Szczesny. Sarri mengaku keadaan fisik anak beberapa anak asuhnya belum juga fit. Pertahanan

Gol Harry Kane Luar Biasa 

Gol Harry Kane Luar Biasa Singapura – Manager Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memberikan pujian pada gol Harry Kane ke gawang Juventus. Juru strategi asal Argentina itu mengatakan hebat. The Lilywhites menuai kemenangan 3-2 atas Juventus dalam laga International Champions Cup 2019, Minggu (21/7/2019). Spurs unggul terlebih dulu di set pertama karena gol Erik Lamela. Kemudian, Juve membalas lewat gol Gonzalo Higuain serta Cristiano Ronaldo. Spurs menyamai posisi dengan gol Lucas Moura. Di pengujung laga, Kane cetak gol kemenangan Spurs. Ia mencetaknya dari tengah lapangan. Merampas bola dari pemain Juventus, Kane

Taklukkan Man City, Wolverhampton Juara Premier League Asia Trophy 

Taklukkan Man City, Wolverhampton Juara Premier League Asia Trophy Shanghai – Wolverhampton Wanderers keluar jadi juara kompetisi pramusim Premier League Asia Trophy. Di pertandingan final, Wolves menaklukkan Manchester City melalui beradu penalti. Pada pertandingan final yang digelar Hongkou Fase, Nanjing, Sabtu (20/7/2019) malam WIB, City turunkan Raheem Sterling serta Leroy Sane di posisi serang didukung Kevin De Bruyne dan Rodri di posisi tengah. City tampil menguasai dengan kuasai 66 % ball possesion serta membuat 12 attempts, empat salah satunya ke arah gawang. Sesaat Wolves punyai lima attempts dengan satu on sasaran. Sejak dari menit awal, City mendesak pertahanan Wolves serta tidak memberi peluang meningkatkan permainan. Bahkan juga City punyai peluang unggul di menit ke-21 saat mendapatkan hadiah penalti mengejar pelanggaran Conor Coady serta Morgan Gibbs-White pada Sane. Sayangnya, Sterling yang maju jadi pelaksana eksekusi tidak berhasil mengonversinya menjadi gol sesudah bola tendangannya membumbung jauh di

Membuat Hat-trick Prima, Ibrahimovic ialah Ferrari di Di antara Fiat 

Membuat Hat-trick Prima, Ibrahimovic ialah Ferrari di Di antara Fiat Los Angeles – Zlatan Ibrahimovic cetak hat-trick prima dalam derby LA Galaxy versus LA FC. Di Major League Soccer, Ibrahimovic ialah satu Ferrari antara Fiat. “Saya ialah Ferrari antara Fiat,” sebut Zlatan Ibrahimovic dalam pertemuan wartawan mendekati duel LA Galaxy versus LA FC, kemarin. Derby Los Angeles, yang diketahui dengan El Trafico jadi panas serta mengundang perhatian karena komentar pemain depan asal Swedia itu. Semua bermula waktu Ibrahimovic diberi pertanyaan wartawan apa dianya masih jadi pemain paling baik MLS, berkaitan Carlos Vela yang untuk sesaat jadi top skorer. Vela ialah pemain depan jagoan LA FC. “Selama ini (memang benar). Ia ada di keadaan paling baik. Berapakah umurnya? 29. Serta ia main di MLS serta tengah dalam keadaan sempurna. Waktu saya 29 tahun (saya ada di Eropa). Ketidaksamaan besar,” jawab Ibra. Vela

Guardiola Tidak Suka Bayern Terus Merayu Sane 

Guardiola Tidak Suka Bayern Terus Merayu Sane Nanjing – Pep Guardiola menginginkan Leroy Sane bertahan di Manchester City. Ditambah lagi ia jengkel dengan Bayern Munich yang terus mengganggu Sane. Hari esok Sane sekarang sedang menjadi pembicaraan mengejar minat Bayern padanya. Tim Bavaria itu intensif dekati Sane serta bahkan juga telah melayangkan penawaran. Tetapi, City tetap menolaknya hanya karena ada di angka 80 juta euro sesaat mereka membanderol harga 100 juta euro bila ingin membawa Sane. Walau demkian, Bayern dipercaya tidak akan menyerah memburu Sane. Ini nyatanya telah membuat Guardiola panas. Pasalnya tim Bayern terus mengulas masalah Sane tetapi sampai sekarang belumlah ada gerakan riil untuk meningkatkan penawarannya. “Mereka telah lama mengulas masalah minatnya, tetapi Leroy ialah pemain serta mudah-mudahan saja ia terus bertahan musim depan serta musim-musim sesudahnya,” tutur Guardiola seperti diambil Sportskeeda. “Tidak (benar-benar),” sambungnya saat diberi pertanyaan adakah faksi Bayern yang telah mengontaknya. Sane memang sudah sempat menyalahkan kurangnya jam terbang musim kemarin. Dari 47 tampilan, Sane rata-rata hanya tampil 57 menit serta sering jadi

Walau Kalah, Lampard Suka dengan Fisik Pemain Chelsea 

Walau Kalah, Lampard Suka dengan Fisik Pemain Chelsea Yokohama – Frank Lampard menghargai fisik pemain Chelsea walau kalah dari Kawasaki Frontale. Ia memandang beberapa anak asuhnya punyai keinginan walau dalam kondisi lemas. Chelsea menjajal kemampuan Kawasaki dalam arena pramusim. The Blues kalah 0-1 di Nissan Fase, Yokohama, Jepang, Jumat (19/7/2019). Ini jadi kekalahan pertama Lampard semenjak jadi manager Chelsea. Walau hasil menyedihkan, ia lihat ada fisik yang oke dari pemainnya. “Jelas kami ingin memenangi laga apapun yang berlangsung. Tapi 10 hari pramusim, terbang ke Jepang tiga hari waktu lalu, menimbulkan banyak kesusahan buat kami dengan fisik,” kata Lampard seperti diambil dari situs sah Chelsea. “Itu penyebabnya saya benar-benar suka dengan beberapa pemain dengan fisik. Mereka memberi semuanya dengan beberapa tampilan individu yang oke. Saya lihat keinginan serta sikap riil untuk kerja dalam keletihan serta jetlag,” sambungnya. Lampard menyoroti masalah penyelesaian akhir teamnya. Hal tersebut disadari jadi permasalahan di pertandingan ini. “Pemain temukan kesehatan serta bentuk badan mereka. Ada beberapa hal normal pada pramusim yang membutuhkan dikit waktu: penyelesaian akhir yang bagus di