Golkar Sambut Senang PBB Yusril Junjung Jokowi 

Golkar Sambut Senang PBB Yusril Junjung Jokowi

Jakarta – Partai Bulan Bintang (PBB) mengatakan akan memberi dukungan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Pemilihan presiden 2019. Golkar menyongsong senang berkaitan ketetapan PBB itu.

Ketua Dewan Ahli Partai Golkar Agung Laksono menjelaskan suport dari PBB bisa tingkatkan aksesibilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin terutamanya di kelompok umat Islam.

“Serta PBB kami sambut senang serta semoga ini meningkatkan makin meluasnya serta aksesibilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di kelompok umat Islam makin meluas,” kata Agung di Jalan Situbondo nomer 12, Menteng, Jakarta Pusat.

Agung sudah sempat memberi komentar masalah kontroversi yang muncul sesudah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menginformasikan partainya memberi dukungan Jokowi-Ma’ruf. Didapati, ada beberapa kader PBB yang tidak setuju atas langkah itu.

Dikabarkan awal mulanya ada beberapa calon legislatif PBB yang terhimpun dalam Pergerakan Nasional Calon legislatif PBB Poros Makkah mengatakan memberi dukungan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka menjelaskan suport itu dilandasi hasil Ijtimak Ulama. Salah satunya calon legislatif PBB yang tegas menampik PBB memberi dukungan Jokowi-Ma’ruf ialah Novel Bamukmin.

Berkaitan ini, Agung menjelaskan semestinya semua kader ikuti kebijaksanaan partai. Agung yang menjabat menjadi Ketua Dewan Ahli Partai Golkar memberikan contoh yang berada di partainya. Menurut dia, ketidaksamaan pilihan lumrah dalam berdemokrasi. Akan tetapi, sesudah ada persetujuan bersama dengan, setiap kader harus tunduk dengan ketetapan itu.

“Ya saya begitu senang sebab penggagas dari Pak Yusril tidak cuma beliau Ketua Umum tetapi jajarannya serta semua kadernya, serta benar apakah yang disebutkan jika tempat kader pasti mesti ikuti kebijaksanaan partai,” tutur Agung.

Baca Juga : Imam Masjid-Menag Mesti dari NU, Tidak hanya NU Salah Semua.

“Begitupun di Golkar, mungkin awal mulanya (ada) berbagai macam (opini) tetapi sesudah ditetapkan ini, menjadi proses demokrasi, demikian ditetapkan ya mesti tunduk pada persetujuan bersama dengan itu,” sambungnya.

Seperti didapati ketetapan PBB untuk memberi dukungan Jokowi-Ma’ruf di Pemilihan presiden 2019 diambil dari rapat pleno yang sudah dikerjakan pada 19 Januari 2019 kemarin. Ketum PBB Yusril Izha Mahendra menjelaskan ketetapan itu telah resmi serta demokratis.

“Ketetapan memberi suport politik pada Jokowi-Ma’ruf Amin bukan ketetapan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tapi ketetapan sebagian besar Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019,” kata Yusril dalam keterangannya, Minggu (27/1) tempo hari.