Mari Maafkan Aktor Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid 

Mari Maafkan Aktor Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid

Jakarta – Tiga aktor pembakaran bendera berkalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, mohon maaf. Mereka mengakui lakukan pembakaran sebab memandang bendera itu menjadi bendera HTI. Majelis Ulama Indonesia ajak penduduk memaafkan kekhilafan beberapa aktor.

“MUI bisa mengerti permintaan maaf tiga orang aktor pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Aktor mengerti kesalahannya sebab sudah membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid yang mereka duga menjadi bendera ormas HTI, yang telah dilarang oleh pemerintah,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi, Rabu (24/10/2018).

Zainut menjelaskan tindakan beberapa aktor dikerjakan dengan spontan serta murni atas ide sendiri tanpa pengaturan dengan pimpinan.

“MUI ajak semua pihak agar bisa memaafkan beberapa aktor atas kekhilafannya. Meski begitu, tidak bermakna hentikan proses hukumnya. Untuk hal itu, MUI minta pada pihak kepolisian untuk selalu memahami serta menyelidik masalah ini dengan benar-benar untuk tahu motif beberapa pelakunya serta meningkatkan kasusnya untuk tahu beberapa pihak yang menyebabkan terjadinya perseteruan serta kegaduhan di dalam penduduk,” katanya.

Baca Juga : Prabowo Surplus 3M, Dapat Menang 60%

Lanjut Zainut, MUI menyarankan semua elemen bangsa tingkatkan kewaspadaan. MUI ikut minta penduduk siaga pada semua bentuk hasutan, hasutan, serta fitnah dari beberapa pihak yang ingin membuat perpecahan di kelompok umat Islam serta bangsa Indonesia.

“MUI menyarankan pada semua penduduk luas untuk masih tenang, meredam diri, serta tidak bertindak yang melebihi batas,” tambah Zainut.

“MUI minta pada aparat kepolisian untuk ambil aksi hukum untuk menahan terjadinya gejolak sosial yang bisa meneror persatuan serta kesatuan bangsa,” dia menyatakan.