Telah Kembali pada Tim nasional, Icardi Belumlah Juga Membuat Gol

Telah Kembali pada Tim nasional, Icardi Belumlah Juga Membuat Gol Jakarta – Mauro Icardi menanti hampir satu tahun untuk kembali pada timnas Argentina. Tetapi di comeback-nya, puasa gol striker Inter Milan itu masih tetap berlanjut. Icardi di panggil Argentina untuk memerankan dua pertandingan eksperimen, yaitu menantang Guatemala serta Kolombia. Sesudah mangkir di pertandingan lawan Guatemala dimana Argentina menang 3-0, Icardi mengambil sisi di partai lawan Kolombia. Dalam laga yang selesai 0-0 itu, Icardi tampil menjadi starter serta bermain saat 85 menit. Ini ialah pertama kali Icardi bermain bersama dengan Argentina sesudah terakhir kali pada November 2017 kemarin. Dengan tampil lawan Kolombia, Icardi sekarang telah menuliskan lima caps bersama dengan Argentina. Satu perihal yang masih tetap menjadi catatan, pemain 25 tahun itu belum akhiri puasa gol. Semenjak kiprah bersama dengan team senior menantang uruguay di 2013 yang lalu, Icardi belumlah sekalinya membuat gol. Icardi tidak ingin sangat mengambil pusing dengan hal

Agar Bawaslu serta KPU yang Tentukan

Agar Bawaslu serta KPU yang Tentukan Jakarta – Siaran iklan pembangunan bendungan masa Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bioskop-bioskop memetik pro serta kontra. Partai Demokrat minta masalah iklan yang menyiarkan capaian kapasitas pemerintah itu diserahkan ke Bawaslu serta KPU. “Kita kembalikan ke KPU serta Bawaslu,” tutur Wasekjen PD Putu Supadma Rudana, Rabu (12/9/2018). Menurut Putu, yang memiliki hak memastikan apa iklan yang disebut vs singkat dari video ‘2 Musim, 65 Bendungan’ itu menjadi bentuk kampanye ataulah bukan. “Kita kan tidak berwenang memastikan apa itu tidak mematuhi ataukah tidak. Agar Bawaslu serta KPU yang memastikan,” tuturnya. Putu juga mengharap Bawaslu serta KPU selekasnya ambil sikap berkaitan masalah ini. Hingga jelas apa iklan itu tidak mematuhi ketentuan ataukah tidak. “Pasti kita menggerakkan pemilu yang bersih serta baik serta proses kampanye yang beretika yang mengerti ketentuan UU. Tetapi mereka yang berwenang menyapa. Kami Demokrat ingin mendapatkan pencerahan juga dari Bawaslu serta KPU,” tuturnya. Di sosial media, iklan Pembangunan Bendungan yang dibarengi dengan